Mengenal Sistem Keuangan Syariah & Pengelolaannya


Sistem Keuangan Syariah – Sebenarnya arti dari pengelolaan sama dengan manajemen, tercapainya tujuan suatu lembaga adalah tujuan dari pengelolaan dan manajemen. Pengelolaan dapat dibentuk secara kelompok maupun pribadi untuk mencapai tujuan lembaga tersebut. Kegiatan yang diliputi oleh manajemen keuangan adalah sebagai berikut, seperti kegiatan penganggaran, pengelolaan, penyimpanan dana, perencanaan, pemeriksaan, pengendalian, dan perencanaan.

Baca juga: Bentuk-Bentuk Investasi Syariah, serta Keunggulan dan Resikonya

Lalu apa yang dimaksud dengan sistem keuangan syariah?

Sistem keuangan syariah merupakan salah satu sistem yang digunakan dengan menggunakan metode prinsip Islami dasar syariah sebagai acuannya, juga menggunakan dasar hukum Islam sebagai pedoman. Guna sistem ini dapat dilakukan untuk aktifitas pada lembaga keuangan syariah. Intinya, sistem keuangan memiliki tugas utama yaitu mengalihkan dana (loanable funds) yang berasal dari nasabah ke pengguna dana.

Prinsip dasar syariah yang digunakan oleh sistem keuangan ini berasal dari aturan yang sudah ditetapkan pada Al Qur’an dan juga sunah yang dipercaya oleh agama Islam. Larangan yang dilakukan pada sistem keuangan syariah yaitu melarang adanya riba, perjudian, monopoli, penipuan, gharar, penimbunan barang dll. Oleh karena itu, segala aktifitas keuangan pada sistem ini harus sesuai dengan prinsip syariah sebagaimana sudah diatur melalui Al Qur’an dan sunah.

Bagaimana pengelolaan sistem keuangan syariah?

Sekarang ini pengelolaan keuangan syariah sudah tumbuh lumayan pesat di Indonesia, terlihat dari banyaknya lembaga keuangan yang mengaplikasikan prinsip-prinsip syariah pada perusahaanya. Contoh lembaga keuangan syariah seperti, Bank BNI Syariah, BRI Syariah, Mandiri Syariah, Bank Muamalat, dan sebagainya. Bahkan seiring perkembangannya, konsep keuangan syariah ini juga sudah mulai bertumbuh dalam kalangan non-muslim, negara non-muslim seperti Eropa dan Amerika sudah mulai mengembangkan Bank Syariah. Pengelolaan yang diterapkan oleh keuangan syariah harus berdasarkan pada prinsip-prinsip syariah Islam, yaitu:

  • Mengharap Ridha Allah SWT
    Tujuan yang dicapai berdasarkan atas petunjuk Allah SWT dan Hadits Nabi Muhammad SAW.
    Terbebas dari Bunga
  • Bunga atau riba sangat dilarang dan haram hukumnya dalam Al Qur’an.
  • Menerapkan Prinsip Bagi Hasil (sharing)
  • Sektor yang Dibiayai Halal Hukumnya
  • Tidak Ada Investasi Haram

Baca juga: Keuntungan dan Cara Investasi Emas Syariah

Kegiatan Manajemen Keuangan Syariah

Perolehan Dana

Kegiatan perolehan dana pada sistem keuangan syariah perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini, seperti mudharabah, sala, murabahah, istishna, musyarokah, ijarah dan lain lain.

Prinsip Investasi

Kegiatan yang kedua yaitu berkaitan dengan prinsip investasi. Jika anda ingin menginvestasikan uang, kenali dulu prinsip bahwa “fungsi uang sebagai alat tukar bukan sebagai barang dagangan atau komoditi yang diperjualbelikan”. Investasi bisa dilakukan melalui lembaga keuangan bank syariah ataupun dilakukan secara langsung.

Penggunaan Dana

Ketiga, kegiatan penggunaan dana harus jelas. Dianjurkan untuk menggunakan dana dengan tujuan yang jelas dan tidak dilarang oleh syariat Islam, seperti memenuhi kebutuhan hidup, melaksanakan kewajiban zakat, waqaf, infaq, shadaqah dan lain lain.

Baca juga: Mengenal Pengertian Asuransi Syariah & Keuntungannya

Larangan dalam pengelolaan keuangan syariah

Adapun hal yang wajib dihindari dalam pengelolaan Sistem Keuangan Syariah:

  • Riba, sesuai dengan surat Al Baqarah ayat 275-278 tentang “Meninggalkan riba atau sistem bunga dan kembali kepada sistem ekonomi syariah”
  • Maysir, sesuai dengan surat Al Maidah ayat 90 tentang “Meninggalakan segala bentuk usaha yang spekulatif atau perjudian”
  • Gharar, bersifat tidak jelas.
  • Boros, sesuai dengan surat Al Isra ayat 26-27 tentang “Meninggalkan segala bentuk pemborosan harta”

Itulah beberapa penjelasan mengenai keuangan syariah serta bagaimana cara pengelolaannya. Sistem keuangan syariah bisa menjadi salah satu pilihan Anda yang akan memilih sistem keuangan. Semoga bermanfaat!



Source link