Review Blackview BV6000, Smartphone Tahan Banting!!


BeritaTeknologi.com

Memiliki smartphone yang memiliki fitur melimpah nampaknya sudah biasa, karena sekarang banyak produsen smartphone yang menawarkan beragam fitur, pada perangkat buatannya. Namun jarang sekali para produsen ini menciptakan smartphone yang tangguh.

Untuk menjawabnya, kami melakukan pengujian terhadap smartphone buatan Tiongkok, Blackview BV6000. Smartphone yang dirancang khusus aktifititas yang tidak biasa ini memiliki desain bodi yang kokoh dan nampak garang. Smartphone dengan komponen ngebut dan kamera bagus mungkin sudah biasa, nah Blackview kali ini melalui BV6000 mencoba tampil beda dalam menggaet konsumen.

Spesifikasi Blackview BV6000:

  • Layar: 4.7 inch Corning Gorilla Glass 3 screen 1280×720 piksel
  • Jaringan: EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE
  • Chipset: MediaTek MT6755 Helio P10 2.0GHz + GPU Mali-T860MP2
  • Memori: 3GB RAM + 32GB memori internal (support micro SD)
  • Kamera: 13 megapiksel pada bagian belakang, autofocus, LED flash, + 5 megapiksel pada bagian depan
  • Baterai: 4200mAh non-removable
  • SIM: Dual micro SIM / dual on
  • OS: Android 6.0 Marshmallow
  • Harga: +/- Rp 3.200.000 (per November 2016) , sedangkan yg versi 2GB tipenya BV6000s +/- Rp 2.400.000

sebelum mengulik lebih jauh apa saja kemampuan dari Blackview BV6000, kita cari tahu dulu apa saja paket penjualan smartphone ini. Apakah sama dengan kebanyakan smartphone lainnya yang ada di pasaran?

ub-bv6000-0

Paket penjualan Blackview BV6000:

  • Sebuah perangkat smartphone Blackview BV6000
  • Buku petunjuk penggunaan
  • Kepala charger dengan output 2A
  • Kabel USB
  • Kabel OTG
  • Headset
  • Pelindung layar
  • Karet cadangan tutup port USB dan jack audio 3.5mm beserta obeng

Dilihat dari paket daftar di atas, bisa dikatakan kelengkapannya melebihi paket penjualan smartphone pada umumnya. Untuk kabel OTG mungkin ada beberapa merek yang menyediakannya dalam paket penjualan, namun pada merek lain tak bakal dijumpai kelengkapan berupa obeng. Kira-kira untuk apa ya obeng yang disediakan oleh Blackview pada paket penjualannya?

Desain

Bicara soal desain, menurut kami Blackview BV6000 ini jauh dari kesan elegan layaknya smartphone yang banyak beredar di pasaran. Saat pertama menggenggam smartphone ini, kesan awalnya adalah nampak berat, tebal dan besar. Ukuran layarnya memang seluas 4,7 inci, namun rasanya seperti menggenggam smartphone yang memiliki ukuran 5,5 inci.

bodi-bv6000-0

Bagi Anda yang memiliki ukuran tangan yang besar, nampaknya Anda akan tetap menggunakannya dengan kedua tangan Anda, karena tebalnya hampir mencapai 2cm (sekitar 1,6cm). Dimasukkan ke dalam saku celana mungkin sangat tidak cocok, karena dari saku celana akan nampak menonjol wujud dari smartphone ini.

Tebalnya smartphone ini karena penggunaan armor atau pelindung yang menjadikannya nampak sangar atau garang. Bahan armor atau pelindung ini peraduan bahan metal pada bagian frame, yang dibalut dengan bahan karet. Begitu juga tombol fisik yang terdapat pada Blackview BV6000 ini, setidaknya ada enam buah tombol berbahan metal, seperti tombol power, tombol volume + dan -, tombol shutter kamera, tombol SOS dan terakhir ada tombol Push To Talk (PTT).

bodi-bv6000-1

Dalam keadaan pertama kali keluar dari kardus, port micro USB dan port audio 3.5mm pada Blackview BV6000 ini sudah tertutup rapat dengan sebuah karet pelindung. Tak hanya ditutup rapat, ada juga sekrup yang menempel untuk memastikan bahwa air tidak akan masuk melalui celah tersebut.

bodi-bv6000-2

Di sisi depan, terdapat sebuah kamera 5 megapiksel untuk berselfie yang terletak di bagian atas, dekat dengan ear piece. Tidak dijumpai tombol fisik seperti tombol home, karena Blackview menggunakan tombol kapasitif secara utuh untuk melakukan navigasinya. Di bawah tombol kapasitif terdapat tulisan “IP68” yang menandakan bahwa smartphone ini sudah mengantongi sertifikasi anti air dan anti debu.

bodi-bv6000-3

Pada bagian belakangnya kita akan menjumpai sebuah sensor kamera berkekuatan 13 megapiksel yang dilengkapi dengan sebuah lampu kilat. Tak hanya itu saja. Blackview mendesain secara unik untuk meletakkan kartu SIM, yakni dengan cara membuka sebuah plastik yang terdapat logo Blackview, dalam keadaan terpasang sekrup. Untuk membukanya pun membutuhkan sebuah obeng, yang telah disediakan dalam paket penjualannya.

bodi-bv6000-4

Saat setelah membukanya, terdapat dua slot kartu SIM yang dapat digunakan, dengan berukuram micro. Tak perlu khawatir bila ingin menggunakan kartu memori tambahan, karena terdapat slot micro SD yang terpisah, sehingga tidak perlu mengorbankan kartu SIM ke-2. Oh ya, pada bagian atas kartu SIM dan micro SD ini terdapat sebuah karet, yang menjadi sejenis pelindung antara tempat kartu SIM dan penutupnya.

bodi-bv6000-5

Layar

Layar dari Blackview BV6000 ini mengusung luas 4,7 inci yang memiliki resolusi HD 720p. Kami merasa sudah sangat cukup untuk sebuah smartphone tahan banting. Masalah bezel nampaknya tak perlu kami katakan lagi bahwa smartphone ini memiliki jarak tepian yang terbilang tebal. Apalagi masih dilapisi dengan pelindung armor yang cukup tebal, membuatnya semakin tampak tebal.

layar-bv6000-0

Dirancang untuk kegiatan ekstrim, dukungan penggunaan di bawah terik sinar matahari bukanlah masalah pada Blackview BV6000. Cukup atur tingkat kecerahan layar pada titik maksimal maka seketika layar smartphone tampak jelas. Tak ketinggalan Blackview juga melindungi layar BV6000 ini dengan pelindung dari Corning Gorilla Glass 3.

Jika masih merasa kurang, dapat menggunakan pelindung layar bawaan, yang telah disediakan oleh pihak Blackview pada paket penjualannya.

Antarmuka

Blackview tidak melakukan perubahan pada bagian antarmukanya yang masih menggunakan tampilan bawaan Google Android Stock. Basis Android yang digunakan Blackview BV6000 adalah 6.0 Marshmallow. Blackview hanya mendesain ulang tata letak aplikasinya, yang mana tidak ada App Drawer sehingga semua aplikasi atau game yang terpasang tampil menjadi satu di layar utamanya.

ui-bv6000-0

Blackview juga merubah icon dari masing-masing aplikasi bawaan Google, namun tidak pada tampilan aplikasi bawaannya. Seperti pada aplikasi perpesanan dan dialer, desain yang digunakan masih sama persis dengan bawaan Google Android Stock.

Tak banyak pengaturan tampilan yang dapat dirubah pada smartphone ini, mengingat kustomisasi yang sangat minim. Nilai tambahnya adalah, tentu penggunaan RAM pada Blackview BV6000 tidak sebanyak smartphone di pasaran yang menggunakan desain antarmuka buata masing-masing merek. Disamping itu kita juga bisa menggunakan aplikasi tema dari pihak ketiga, yang banyak tersedia di toko digital Google Play Store.

Fitur

Turbo Download – Fitur pertama yang kami bahas adalah Turbo Download, dimana smartphone ini dapat menggabungkan kecepatan unduh, baik dari jaringan seluler dan menggunakan jaringan WiFi. Dengan kecepatan pada jaringan 4G LTE dan WiFi yang kencang, bukan mustahil untuk mendapatkan kecepatan unduh yang tinggi. Fitur ini dapat diaktifkan di menu pengaturan pada bagian Network atau Jaringan bila menggunakan bahasa Indonesia.

fitur-bv6000-0

Glove Mode – Fitur ini merupakan sarana untuk memudahkan Anda para pengguna yang menggunakan sarung tangan. Biasanya saat sedang berpergian jauh saat mengendarai motor, tak jarang banyak pengendara yang menggunakan sarung tangan. Sehingga dengan adanya mode ini tetaplah memudahkan penggunaan smartphone ini. Namun tetap berhenti di tepi jalan saat menggunakan smartphone ya, jangan menggunakan smartphone saat sedang mengendarai kendaraan bermotor.

Atau bisa juga saat sedang mendaki gunung, karena biasanya para pendaki tak pernah lepas dari sarung tangan. Dengan mengaktifkan mode ini pun menggunakan smartphone saat sedang mendaki bukanlah hal yang merepotkan.

Gestur dan System Motion – Seperti kebanyakan smartphone yang menggunakan chipset MediaTek, terdapat gestur-gestur yang digunakan sebagai pintas dalam mengakses aplikasi saat posisi layar sedang mati. Seperti gestur untuk membuka kuncian layar, mengakses secara cepat ke aplikasi kamera, juga membuka aplikasi pemutar musik.

fitur-bv6000-1

Menariknya adalah, terdapat kustomisasi pilihan gestur untuk membuka aplikasi pihak ketiga. Seperti beberapa gestur kosong yang dapat digunakan adalah, huruf E, O, S, W, Z dan arah ke atas. Misalnya gestur huruf E untuk membuka aplikasi media sosial, ataupun gestur huruf O untuk membuka secara cepat game kesayangan Anda.

Lalu ada juga System Motion, dimana mirip dengan fitur gestur, hanya saja digunakan untuk mengakses cepat ke beberapa navigasi. Seperti contohnya adalah usap layar dengan tiga jari ke atas atau ke bawah untuk mengambil tangkapan layar atau biasa dikenal screenshot. Lalu ada usap layar dengan tiga jari dari kiri ke kanan untuk mengakses cepat Recent Apps.

Tombol SOS dan Push to Talk – Tak seperti smartphone yang ada di pasaran, pada Blackview BV6000 ini terdapat sebuah dua tombol tambahan yakni tombol SOS dan Push to Talk (PTT). Tombol SOS ini digunakan untuk mengirimkan pesan darurat saat misal sedang tersesat. Dengan menekan dan menahan tombol ini selama 5 detik, maka akan mengirimkan pesan yang berisi titik koordinat smartphone ini (berdasarkan sinyal GPS) dan menambahkan pesan khusus.

fitur-bv6000-4

Sedangkan untuk tombol Push to Talk dapat dimanfaatkan layaknya sebuah tombol pada handy talky. Hanya saja penggunaannya ini biasanya digunakan pada aplikasi semacam handy talky, seperti Zello.

Dukungan Jaringan 4G LTE – Layaknya smartphone saat ini yang beredar di pasaran, Blackview BV6000 juga telah mendukung penggunaan jaringan 4G LTE. Kami telah mencoba menggunakan kartu SIM dari beberapa operator GSM di Indonesia, dan jaringan 4G LTE berjalan dengan lancar, kecepatan yang didapat juga maksimal.

4g-bv6000-0

Pengujian Ketahanan

Tak lengkap bila rasanya kami tidak menyertakan pengujian ketahanan seberapa kuat Blackview BV6000 ini. Kami telah melakukan “penyiksaan” terhadap smartphone ini dan kami cukup kaget dengan ketangguhannya.

Pertama kami “menyiksa” Blackview BV6000 dengan cara menjatuhkannya dari ketinggian sekitar 2 meter. Saat dijatuhkan dan menyentuh lantai yang berbahan semen smartphone ini tidak rusak, tidak ada bagian yang terlepas atau lecet. Bahkan layarnya juga masih nampak kokoh tanpa adanya goresan sedikitpu. Kami pun masih penasaran dan mencoba menjatuhkannya dari ketinggian 3 meter. Hasilnya sama, Blackview BV6000 ini masih baik-baik saja tanpa mengalami kerusakan sedikit pun.

siksa-bv6000-0

Kemudian kami juga mengujinya dengan menjadikan Blackview BV6000 ini sebagai palu alias martil. Untuk memukul ap? Tentu saja untuk memukul paku. Kami serius, kami menyiksa smartphone ini sampai menjadikannya sebuah martil. Kami menyediakan enam paku yang siap ditancapkan pada sebuah papan kayu.

siksa-bv6000-1

Tidak tega rasanya jika harus menggunakan smartphone ini sebagai martil, tapi di lain sisi kami juga penasaran dengan kekuatan smartphone ini. Paku pertama sudah menancap dan kami terus melakukannya hingga keenam paku tertancap cukup dalam pada kayu yang kami gunakan. Kaget saat melihat bagian layarnya karena hanya ada sedikit goresan yang timbul, serta tidak ada retak sama sekali. Sungguh ajaib, kami menduga jika smartphone biasa pasti sudah pecah layarnya.

“Penyiksaan” masih berlanjut, kami mencoba untuk menggores layar smartphone ini menggunakan pisau dan alat pemotong kertas cutter. Kami memang tidak menguji seekstrim kanal YouTube JerryRigEverything, tapi setidaknya saat kami gesekkan mata pisau dan cutter dengan tekanan yang lumayan pada layar smartphone, Corning Gorilla Glass 3 masih melindunginya dengan sangat baik. Tak ada goresan yang berarti karena masih dapat dibersihkan menggunakan pembersih.

siksa-bv6000-2

Mengantongi sertifikasi IP68, sudah jelas Blackview BV6000 ini dapat digunakan atau tahan di air. Benar adanya, saat kami mencobanya dengan memasukkannya ke dalam ember yang berisi air, smartphone ini masih dapat digunakan dengan normal. Fungsi kamera, tombol dan spaker berjalan normal tanpa ada kendala.

siksa-bv6000-3

Dengan melakukan pengujian yang cukup ekstrim kami merasa bahwa Blackview BV6000 memang cocok menemani saat kegiatan outdoor. Dibanting, dijadikan martil dan direndam pun smartphone ini masih kokoh menyala.

Kamera

Dibekali dengan sensor kamera 13 megapiksel pada bagian belakang dan 5 megapiksel pada bagian depan. Namun saat kami cek melalui aplikasi AIDA64, sensor kamera belakangnya terdeteksi sebesar 18 megapiksel untuk kamera utamanya dan 8 megapiksel untuk kamera depannya. Setelah kami telusuri memang nampaknya Blackview menggunakan semacam manipulasi software agar hasilnya nampak menjanjikan.

kamera-bv6000-0

Aplikasi kamera yang digunakan oleh Blackview BV6000 ini standar bawaan Google Android Stock. Tak banyak mode dapat dipilih, hanya ada mode normal, PIP (Picture in Picture), Panorama dan tak ketinggalan ada mode HDR. Untuk pengaturan lainya bisa digunakan untuk mengatur pengambilan video time lapse, timer, serta burst mode.

kamera-bv6000-1

Bicara soal hasil kami katakan bahwa smartphone ini tergolong biasa saja. Tak ada yang spesial dari hasil jepretan Blackview BV6000 ini. Warna yang dihasilkan cenderung sedikit pucat, terkadang juga nampak berlebih untuk warna yang mencolok. Sayangnya untuk hasil di dalam ruangan, kami mendapati hasil kamera yang cukup tampak noise.

Sedangkan saat pengambilan foto diluar ruangan, hasilnya cerah, titik fokusnya merespon dengan cepat. Sayangnya terkadang hasil warna yang dihasilkan nampak berlebihan atau over. Untungnya tidak terlalu over warna yang dihasilkan.

Multimedia dan Performa

Melakukan aktifitas outdoor tentunya kurang seru tanpa adanya hiburan seperti mendengarkan musik. Blackview meletakkan speaker BV6000 pada bagian belakang sisi kanan bawah, dengan ukuranya yang termasuk biasa saja. Soal suara yang dihasilkan bisa dikatakan tidak terlalu keras meski sudah dalam keadaan volume maksimal. Ya setidaknya bisa menjadi hiburan saat sedang camping atau kegiatan outdoor atau ekstrim lainnya.

multimedia-bv6000-0

Performa dari Blackview BV6000 ini disokong oleh chipset MediaTek MT6755 alias Helio P10 yang sudah octa core, dengan kecepatan 2.0GHz. Ada dua varian RAM dan memori internal yang disediakan oleh Blackview, yakni 2GB RAM dengan memori internal 16GB dan 3GB RAM dengan memori internal 32GB. Sedangkan yang kami gunakan untuk pengujian adalah varian RAM 3Gb dengan memori internal 32GB.

perf-bv6000-0

Sisa RAM yang terdapat kurang lebih sekitar 60%-nya atau sekitar 1,2GB. Memang aplikasi yang kami pasang tidak banyak dan entah mengapa sisa RAM cukup sedikit, mengingat desain antarmuka yang digunakan adalah bawaan Google Android Stock. Oh ya bagi Anda yang ingin menambahkan kartu memori micro SD, bisa langsug memasangkannya melalui slot yang letaknya bersamaan dengan slot kartu SIM.

screenshot_20161125-162418

Tapi meski demikian, smartphone ini masih berjalan sangat lancar dalam membuka banyak aplikasi sekaligus, bahkan kami tak menemukan lagging sama sekali. Selain itu juga penggunaan chipset MediaTek Helio P10 yang menyasar kelas menengah tak diragukan lagi kegesitan Blackview BV6000.

Bermain game berat atau game HD, bukan hambatan besar bagi Blackview BV6000. Lantaran hampir semua game HD yang kami coba dapat berjalan dengan lancar tanpa mengalami gejala lagging. Kualitas grafis yang disuguhkan pun menurut kami sudah sangat memadahi untuk smartphone mid-range saat ini.

game-bv6000-1

Seperti biasa, kami juga menyertakan beberapa hasil pengujian sintetis menggunakan beberapa aplikasi yang terdapat pada toko digital milik Google. Antara lain ada 3DMark, AnTuTu Benchmark, GeekBench 4 dan Sensor Box.

Pada pengujian menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark, Blackview BV6000 menorehkan angka sebesar 45.655 poin. Yang membuat kami cukup kaget adalah, pada pengujian kelengkapan sensor menggunakan aplikasi Sensor Box, kami mendapati smartphone ini hampir memiliki semua sensor, terkecuali sensor deteksi suhu. Ya smartphone ini memiliki sensor yang dapat mendeteksi tekanan, yang sangat jarang ditemukan ditemukan pada smartphone di pasaran.

perf-bv6000-1

Ada juga sensor gyroscope, sehingga smartphone ini dapat mendukung penggunaan perangkat Virtual Reality (VR). Yang cukup disayangkan adalah, layar dari Blackview BV6000 hanya dapat mendeteksi tiga sentuhan jari saja saat menyentuh secara bersamaan.

perf-bv6000-2

Baterai

Bicara soal baterai, dengan kapasitas 4000mAh nampaknya sudah sangat menunjang untuk aktifitas sehari-hari. Apalagi telah dibekali dengan pengisian cepat dengan kepala charger yang memiliki output 2A, mengisi ulang baterai Blackview BV6000 tak perlu menunggu lama-lama. Dari posisi 0% hingga ke 100% kami meghitungnya kira-kira membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit.

baterai-bv6000-0

Dalam penggunaan sehari-hari, baterai 4000mAh ini mampu menyokong Blackview BV6000 lebih dari 7 jam penggunaan secara aktif, yang diselingi dengan bermain game sesaat. Penggunaan tersebut antara lain untuk berkirim pesan cepat melalui aplikasi messenger, menjelajah di dunia maya dan menonton video.

Bagi yang bertanya apakah baterai dari Blackview BV6000 ini dapat dilepas atau tidak, jawabannya adalah tidak. Lantaran smartphone ini mengusung desain unibodi yang baterainya menjadi satu dengan bodi smartphone. Disamping itu, karena smartphone ini di desain untuk tahan air, dipastikan tidak ada celah sama sekali untuk air masuk.

Kesimpulan

Memang jarang ditemukan smartphone tangguh dengan harga yang cukup terjangkau, tapi Blackview mencoba dengan menghadirkan BV6000. Dipatok dengan harga mulai dari 2,4 juta Rupiah, ketangguhan dan performa dari smartphone ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Dengan ukuran yang bisa dikatakan tebal dan besar, mungkin sebagian dari Anda bakal menganggap smartphone ini tidak nyaman untuk digenggam. Namun hal tersebut untuk melindungi jeroan yang ada pada Blackview BV6000. Mulai dibanting, disayat, direndam dalam air bahkan dijadikan layaknya martil pun  masih dapat digunakan dengan lancar. Tentunya hal ini menjadikannya smartphone yang cocok untuk menemani Anda yang suka akan aktifitas outdoor atau ekstrim.

Performanya secara keseluruhan memuaskan, baik dari chipset dan RAM yang tertanam pada Blackview BV6000 ini. Tak hanya itu, kapasitas baterai yang terbilang besar dengan pengisian yang cepat membuat smartphone ini sangat cocok untuk mobile atau penggunaan dalam waktu yang cukup lama. Sayangnya smartphone ini tida dibekali dengan sensor pemindai sidik jari.

Bicara soal kamera menurut kami hasil dari jepretan Blackview BV6000 seperti yang sudah kami katakan di atas tadi. Hasilnya terbilang cukup untuk sebuah smartphone seharga 2 jutaan. Hanya saja kami merasa ada yang kurang maksimal dari foto yang dihasilkan. Tapi untungnya untuk pengambilan foto outdoor masih dapat diandalkan.

Kelebihan Blackview BV6000

  • Tangguh, tahan banting, layar kuat, anti air dengan sertifikasi IP68
  • Performa yang menjanjikan
  • Kapasitas baterai yang tergolong cukup besar
  • Sensor yang lengkap

Kekurangan Blackview BV6000

  • Bodi termasuk sangat tebal dan berat
  • Tidak ada sensor pemindai sidik jari
  • Pemasangan kartu SIM dan micro SD yang terbilang merepotkan, karena harus menggunakan obeng
  • Hasil kamera yang biasa

Daftar pertanyaan yang sering dilontarkan beserta jawabannya:

Q: Sistem operasi yang digunakan Android versi berapa?
A: Android 6.0 Marshmallow

Q: Apakah telah menggunakan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass atau sejenisnya?
A: Sudah, Corning Gorilla Glass 3

Q: Sudah mendukung jaringan 4G LTE di Indonesia?
A: Sudah, operator yang didukung di Indonesia dengan frekuensi 1800MHz atau 2100MHz seperti Indosat Ooredoo, Telkomsel, dan XL Axiata.

Q: Apakah ada LED notifikasi pada smartphone ini?
A: Tidak ada

Q: Bisa main game virtual reality (VR)?
A: Bisa, karena dilengkapi dengan sensor Gyroscope.

Q: Dimana bisa membeli Blackview BV6000?
A: Anda bisa membeli di link berikut:
– Blackview BV6000 warna Hitam: https://goo.gl/wnCvB3
– Blackview BV6000 warna Hijau: https://goo.gl/91ozRG



Source link

قالب وردپرس